KPPAD Kalbar Laksanakan Sosialisasi Perlindungan Anak tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan

Pontianak, 24 Februari 2025 — Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perlindungan Anak dengan tema “Penanganan dan Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan” sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan.

Kegiatan ini diikuti oleh para guru, tenaga pendidik, serta perwakilan siswa dari berbagai sekolah. Melalui sosialisasi ini, KPPAD Kalbar memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan pendidikan—baik fisik, psikis, seksual, maupun kekerasan berbasis daring—serta langkah-langkah strategis dalam penanganan dan pelaporannya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisioner KPPAD Kalbar menegaskan pentingnya peran satuan pendidikan sebagai garda terdepan dalam sistem perlindungan anak.

“Sekolah harus memiliki mekanisme yang jelas dalam menangani kasus kekerasan serta membangun budaya pencegahan melalui edukasi dan komunikasi yang sehat antara guru, siswa, dan orang tua,” ujar Komisioner KPPAD Kalbar.

Melalui kegiatan ini, KPPAD Kalbar mendorong setiap sekolah untuk aktif membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sesuai dengan amanat Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023, agar seluruh proses pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

KPPAD Kalbar Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak: “Problematika Remaja dan Langkah Taktis Pelajar”

Pontianak, 23 Februari 2025 — Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perlindungan Anak dengan tema “Problematika Remaja dan Langkah Taktis Pelajar” sebagai upaya memberikan edukasi dan penguatan karakter kepada generasi muda di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelajar mengenai berbagai persoalan yang sering dihadapi remaja, seperti tekanan sosial, pergaulan bebas, kekerasan verbal maupun psikis, serta penyalahgunaan media sosial. Dalam sosialisasi ini, KPPAD Kalbar juga menekankan pentingnya kemampuan pelajar dalam mengambil langkah taktis dan bijak dalam menghadapi situasi yang berpotensi menimbulkan risiko bagi diri mereka.

Dalam penyampaian materinya, Komisioner KPPAD Kalbar menjelaskan bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan jati diri dan karakter anak.

“Remaja perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, berani berbicara ketika mengalami kekerasan atau tekanan, serta mampu membuat keputusan yang melindungi diri dari hal-hal negatif,” ujar Komisioner KPPAD Kalbar.

Melalui kegiatan ini, KPPAD Kalbar berharap para pelajar dapat lebih memahami hak-haknya sebagai anak, membangun kesadaran diri, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, saling menghargai, dan bebas dari kekerasan.

KPPAD Kalbar Hadiri Peringatan HUT SMA Negeri 3 Pontianak

KPPAD Kalbar Hadiri Peringatan HUT SMA Negeri 3 Pontianak

Pontianak, 20 Februari 2025 — Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMA Negeri 3 Pontianak sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai-nilai positif di lingkungan pendidikan dan pengembangan karakter peserta didik.

Acara peringatan HUT ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh para guru, siswa, alumni, dan tamu undangan dari berbagai instansi, termasuk KPPAD Kalbar. Dalam kesempatan tersebut, KPPAD Kalbar menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Kehadiran KPPAD Kalbar juga menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama dengan pihak sekolah dalam upaya pencegahan kekerasan dan penguatan perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga menjadi ruang yang menumbuhkan rasa aman, saling menghargai, dan melindungi setiap anak dari tindakan kekerasan,” ujar perwakilan KPPAD Kalbar.

Melalui partisipasi ini, KPPAD Kalbar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan positif di sekolah-sekolah, sekaligus memperluas edukasi mengenai pentingnya budaya sekolah yang sehat, berkarakter, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.